Friday, 17 May 2013

my dirty confession

So I have a confession to made. I'm not that smart, not that brave. Or maybe you've known that already too long. See, the problem is, I thought I was. Then proof over proof set in to knock the hell out of me. Who am I fooling? People can say that I'm a great writer, yet I haven't produced any single writing more than 100 pages. Nothing! Some people say they admire how bold I am. I though I was! But then I realized, I'm not even half of it. I tell my friends to 'stand up, speak out' while I only murmur syllables when people 'giving' advice on my baby treatment. Face it, be honest, I just don't have guts to tell them mind their own business. So what if my baby's nose is flat? He is cute as he is and I don't mind it! It functions damn well!

Monday, 25 March 2013

dear daw...

Gw tau, pasti ga enak banget rasanya sekarang. Ditegur, dimarahi mungkin, rasanya ditelanjangi. Mungkin lu berpikir, "Gila, ini urusan pribadi gw, ngapain lu pada ikut campur?" "Siapa lu ngatur-ngatur gw! Ga usah sok rohani deh lu! Kepo ya kepo aja!"

Marah, kesal, kecewa, dan mungkin (kalau mau jujur) ... malu. 

Malu, karena ketahuan apa yang selama ini lu sembunyiin. 

Malu, karena sebenarnya bukan seperti ini cara yang ingin lu lakukan, bukan ini jalan yang ingin lu tempuh.

Malu, karena tadinya yang tahu cuma dua orang (plus Tuhan), sekarang bisa dipastikan lebih dari 5 orang tahu.

Gw ga bisa kasih nasihat macem-macem. Ga bisa jabarin ayat dari berbagai kitab dan merangkai kalimat-kalimat indah penuh motivasi.

Gw cuma bisa bilang, "Ayo, bangkit. Jangan terpuruk. Pahit emang rasanya, TAPI lu harus telan ini. Lu harus dengar mereka dan berbalik dari apa yang sedang dan telah lu lakukan. Jangan biarkan kebohongan Iblis menutupi mata dan telinga hati lu. Karena lu memang salah. Lu udah salah, udah melanggar kepercayaan orang-orang yang mengasihi lu. Gw pribadi sempet shock denger kabar itu, dan gw sedih, karena ngebayangin perasaan dan posisi lu yang pasti ga enak banget. Lu cuma perlu mengaku lu salah, terima koreksi dan nasihat orang lain dengan rendah hati, dan melangkah kembali dalam terang kebenaran. Jangan biarkan hal ini membuat lu menyimpang dari jalan Tuhan. Kembalilah. You're not alone. Banyak saksi yang menyaksikan kita, menyemangati kita, menantikan kita menyelesaikan pertandingan iman dan merayakan bersama kita. Don't blame others, don't blame yourself, just keep on going!"

24 March, 2013

 

Thursday, 20 December 2012

should say "no" earlier

So I'm kinda angry here.

Lemme expand on my condition.

I am situated to give (monthly) allowance to an elderly woman. With me just having a baby, my husband is the sole breadwinner, I try quite hard to accept this. Why?

The woman and her daughter shop more than I do.

They even didn't show any care at all when they made trips to other country and city.

And now the daughter - who is working with small wages - is planning to get a sophisticated gadget, by installments.

Asked by her friend, how could she manage with her wages, though she is going to quit spending for another 6 months, she answered lightly, "God shall provide. I still have my parents, anyway."

@!**%#!!!!!!

If she does have money, why can't she allocate it for more important matters, like her school fee, her mother's debts?

Oh, I forgot. What is most important for her is STYLE.

Oh dear God... help me to overcome this.

Monday, 17 December 2012

Argo Bromo Anggrek (malam), tak seindah namanya

Rasanya pernyataan di situs www.kereta-api.co.id mengenai keinginan PT KAI agar penumpang KA eksekutif bisa merasa berada di dalam hotel berjalan itu terlalu muluk.

Bagaimana tidak, fasilitas yang tertera dalam situs saja tidak sesuai dengan kenyataan.

Reclining dan revolving seat system? Coret. Yang ada hanya reclining.

Dilengkapi meja statis dan sandaran kaki? Coret. Meja statis tidak ada, sandaran kaki pun ada yang rusak.

Audio/video, lampu baca dan toilet? Coret. Audio/video lumayan, berupa tayangan lagu-lagu. Lampu baca tidak ada, malah lampu gerbong yang terang benderang bikin susah tidur di perjalanan tengah malam. Toilet? Duh, yang katanya kelas eksekutif saja bisa kehabisan air, dan yang ada air pun bau pesing.

Belum lagi menyoal sampah yang berserakan di tempat duduk bekas penumpang lain. Lucunya, pagi-pagi waktu petugas sampah datang, justru penumpang yang mengumpulkan sampah dan memasukkan ke kantung yang dibawa petugas. Ini tentu sangat berbeda dari pelayanan kebersihan di hotel.

Selimut (tipis) yang dibagikan waktu awal naik (untung wangi), ditagih kembali pada saat sebagian besar penumpang masih terlelap, sebelum pukul 5 pagi. Takut diambil, Pak? Untung gue bawa selimut sendiri buat Ben.

Kalau bukan karena masalah waktu, lain kali gue pasti lebih memilih pesawat, dengan harga yang kurang lebih sama, bisa mendapat pelayanan dan fasilitas yang lebih bermutu plus jam tempuh yang lebih singkat.

argo bromo anggrek

Saturday, 1 December 2012

memory or dream?

[caption id="attachment_192" align="alignright" width="240"]bukunya om piring beserta kata2 mutiaranya :D bukunya om piring beserta kata2 mutiaranya :D[/caption]

Belakangan ini gue suka kangen rumah tempat gue dibesarkan di Bangka. Gue kangen sama masa-masa gue sekolah dulu.

Kangen sama sore-sore gue ngayuh sepeda ke SD Santa Agnes untuk nongkrong di perpustakaannya.

Kangen mikirin mo jajan apa hari ini dengan uang saku yang super ngepas dari Mama.

Kangen jalan rame-rame sama temen-temen SMP ke SMP Negeri 1 yang paling nge-hits waktu itu.

Beberapa hari yang lalu, entah lagi nonton apa gue lupa, salah satu tokoh di serial TV ngomong gini, "Ada pepatah: 'as you get older, memory is more important than dreams'."

Gue pun langsung termangu-mangu dan membatin, "Kalo gitu gue emang udah tua dong!"

Seriously. Rasanya sekarang pengen banget gue angkat koper, angkut BabyBen dan geret suami balik ke Bangka. Back to my hometown, with my parents, which I know, is not possible now. We need to raise our own family, I know.